Banten

Gayo Lues Aceh Diterjang Banjir Bandang dan Puting Beliung, Warga: Belum Pulih Tahun Lalu, Kini Diterjang Lagi!

Abdurahman | 29 Oktober 2026, 14:31 WIB
Gayo Lues Aceh Diterjang Banjir Bandang dan Puting Beliung, Warga: Belum Pulih Tahun Lalu, Kini Diterjang Lagi!
Banjir bandang terjang Gayo Lues, Aceh usai hujan turun dengan intensitas tinggi. (Threads/whikiddd)

AKURAT BANTEN— Bencana ganda melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Intensitas hujan yang sangat tinggi pada Rabu, 28 Oktober 2026, memicu banjir bandang sekaligus terjangan angin puting beliung yang melumpuhkan aktivitas warga di Desa Badak.

Kondisi ini, membuat warga histeris lantaran memori pahit bencana akhir tahun lalu belum sepenuhnya pulih.

Derasnya curah hujan membuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Dedep tak lagi sanggup menampung debit air yang melimpah hingga akhirnya meluap hebat ke permukiman.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, air cokelat pekat berarus deras tampak menerjang kawasan padat penduduk.

Mohon doanya, Gayo Lues, Aceh tepatnya di Kampung Badak kembali banjir. Semoga air segera surut. Allah lindungi semua warga di sana. Ya Allah hati enggak tenang karena jaraknya dekat banget sama rumahku, tulis pemilik akun Threads @whikiddd, Rabu (28 Oktober 2026).

Pemilik akun tersebut juga mengungkapkan kesedihan mendalam warga setempat karena hantaman bencana ini datang saat proses pemulihan ekonomi dan tempat tinggal pascabanjir akhir tahun 2025 lalu belum tuntas.

“Belum pulih dari tahun kemarin, sudah diterjang banjir lagi,” imbuhnya.

Baca Juga: Malam Kelabu di Malioboro: Demo Damai Diwarnai Kericuhan Massa Tak Dikenal, Polisi Semprot 'Water Cannon'

Akses ke RSUD Lumpuh Total

Dampak luapan air yang mengalir deras di badan jalan membuat mobilitas warga lumpuh seketika. Dalam video laporan di lapangan, perekam menyebutkan bahwa jalur vital menuju fasilitas kesehatan utama di daerah tersebut terputus.

“Izin melaporkan, telah terjadi banjir bandang di Desa Badak tanggal 28 Oktober 2026. Masyarakat lagi diungsikan. Akses ke RSUD lumpuh total,” ujar perekam video.

Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir bandang ini turut dipicu oleh jebolnya tanggul sungai, dengan ketinggian genangan air di permukiman mencapai lutut orang dewasa.

Baca Juga: Guncang Aceh! BNNP Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton dan Temukan Ladang Ganja 18 Hektare Bertepatan Sumpah Pemuda

Disusul Puting Beliung, RSU Muhammad Ali Kasim Rusak

Belum cukup dibuat panik oleh terjangan air bah, situasi semakin mencekam saat angin puting beliung tiba-tiba menerjang kawasan permukiman Desa Badak di hari yang sama.

Angin kencang tersebut merusak bagian atap Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammad Ali Kasim serta sejumlah rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, memastikan bahwa tim gabungan dari BPBD Kabupaten Gayo Lues, personel Pusdalops PB, dan TRC telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta bersiaga penuh selama 24 jam.

“BPBD Kabupaten Gayo Lues beserta personel Pusdalops PB dan TRC BPBD Kabupaten Gayo Lues terus melakukan pemantauan dan bersiaga 24 jam,” ujar Bahron Bakti kepada awak media.

Hingga saat ini, pihak BPBA memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden banjir bandang dan angin puting beliung ini. Sementara itu, total kerugian materiil serta pendataan kerusakan unit bangunan masih dalam proses inventarisasi oleh petugas di lapangan.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman